Perkuat Sistem Mutu, Tim Survei FTIK IAIN Pontianak Lakukan Benchmarking ke UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Malang, 6 November 2025 — Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan dan penguatan sistem penjaminan mutu internal yang berkaitan dengan akreditasi, tim survei dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, yang terdiri atas Ibu Alvira Pranata, M.Pd. dan Ibu Hidayu Sulisti, S.Si., M.Pd., melaksanakan kegiatan Benchmarking Survei Akreditasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 6 November 2025, dengan fokus utama pada Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) dan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di LPM dan dilanjutkan pukul 13.00 hingga 14.30 WIB di FITK. Di LPM, tim survei FTIK IAIN Pontianak disambut secara hangat oleh Prof. Dr. Hj. Sri Harini, M.Si. selaku Ketua LPM, beserta Sigit Priatmoko, M.Pd. (Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu), Miftahus Surur, S.Psi., M.Pd. (Staf LPM), dan Amin Prasojo, S.Ag. (Sub Koordinator TU) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Melalui pertemuan ini, tim memperoleh berbagai informasi penting terkait implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dijalankan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. SPMI di UIN Malang berbasis pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) dan mengadopsi butir-butir dari BAN-PT serta LAM. Kegiatan refreshment dan sertifikasi auditor mutu juga dilakukan secara rutin dengan jumlah auditor mencapai sekitar 90 orang, di mana sekitar 40 di antaranya aktif menjalankan tugas audit. Proses Audit Mutu Internal (AMI) pada dasarnya telah memiliki aplikasi khusus.


Selain itu, LPM juga menjelaskan instrumen survei yang difokuskan pada layanan kampus mulai dari tahap input hingga output mahasiswa. Terdapat sebanyak 23 jenis survei yang dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada semester ganjil dan genap. Instrumen survei ini dibuat oleh LPM yang kemudian disebarkan ke seluruh fakultas. Validasi instrumen survei dilakukan secara internal oleh LPM melalui rapat persiapan kuliah. Untuk survei penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PkM) terkoordinasi di bawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), yang mana saat ini baru melaksanakan survei terkait pelayanan terhadap peneliti, sedangkan survei dampak penelitian dan PkM masih dalam tahap pengembangan. Pelaksanaan survei di tingkat fakultas dikawal oleh Unit Penjaminan Mutu (UPM). Adapun pengukuran capaian pembelajaran lulusan (CPL) dan capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK) dilakukan oleh masing-masing program studi dengan sistem yang sedang dibangun untuk menampilkan ketercapaian CPL setelah dosen menginput nilai mahasiswa.
Pada sesi siang, tim FTIK IAIN Pontianak melanjutkan kegiatan benchmarking di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Tim diterima dengan sangat baik oleh Wakil Dekan I, Dr. Muh. Yunus, M.Si., beserta seluruh tim Unit Penjaminan Mutu Fakultas. Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan produktif, diperoleh informasi bahwa mekanisme pengisian survei di FITK dilakukan melalui struktur jaringan seperti Forum Ketua Kelas (FKK). Survei dapat disebarkan pada momen kegiatan orientasi mahasiswa baru untuk memperoleh responden dalam jumlah besar, atau dilakukan saat perkuliahan berlangsung untuk memperoleh hasil yang lebih valid. Instrumen survei yang digunakan sebagian besar berasal dari LPM, namun dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik fakultas.


FITK juga telah memiliki sistem tata pamong yang baik melalui penerapan DuMas (pengaduan masyarakat) dan Komplain Mahasiswa, serta pemanfaatan aplikasi Akademik Bimbingan Tugas Akhir (ABTA) sebagai sarana pelaporan dan evaluasi akademik. Survei penelitian dan PkM di FITK dilaksanakan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dengan metode wawancara langsung bersama stakeholder, misalnya saat pelaksanaan asistensi mengajar di sekolah mitra. Survei kepuasan penelitian berkoordinasi dengan LP2M, sementara survei di tingkat fakultas dilaksanakan oleh UPM dan GPM, termasuk survei alumni yang dikelola melalui Career Development Center (CDC). Pengukuran CPL dan CPMK di FITK sebagian telah terintegrasi dalam aplikasi ABTA yang baru mulai diterapkan di Program Studi PIAUD, sedangkan prodi lain masih menggunakan metode manual melalui kegiatan workshop kurikulum dan rapat evaluasi pembelajaran yang dilakukan setiap tahun dan setiap semester.
Kegiatan benchmarking ini berjalan dengan lancar dan penuh kehangatan. Melalui kegiatan tersebut, tim FTIK IAIN Pontianak mendapatkan banyak wawasan baru mengenai tata kelola penjaminan mutu, mekanisme survei, serta integrasi sistem evaluasi akademik yang efektif. Hasil dari kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi dan acuan dalam pengembangan sistem penjaminan mutu di FTIK IAIN Pontianak, guna menghadapi proses akreditasi dengan lebih optimal dan berkelanjutan.
Penulis: Hidayu Sulisti
